Selasa, 12 Februari 2013

Contoh Makalah Putri Lingkungan


untuk calon putling.....


SIKAP DAN HARAPAN
SEORANG PUTRI LINGKUNGAN

“Putri Lingkungan”, seorang wanita yang mempunyai rasa peduli yang tinggi terhadap lingkungan. Seorang putri lingkungan juga harus mempunyai pengetahuan lebih tentang lingkungan dan dia juga harus mempunyai kemampuan atau bakat yang bermanfaat untuk orang lain.
Inerbeauty pada seorang putri lingkungan juga tidak kalah penting. Dia akan mempunyai nilai yang lebih jika dia mempunyai kepribadian yang baik. Karena seorang putri lingkungan merupakan contoh atau pelopor dari suatu gerakan cinta lingkungan. Dengan kepribadian yang baik, masyarakat akan lebih percaya padanya, sehingga ajakan menuju kebaikkan atau terciptanya lingkungan yang diharapkan akan lebih mudah.
Jika saya mendapat kesempatan memperoleh kehormatan sebagai putri lingkungan, semoga saya telah memenuhi kriteria di atas. Dan ketika saya telah terpilih, semoga dengan adanya saya, masyarakat Kediri menjadi masyarakat yang “Peduli, Sehat, dan Bermanfaat”. Jika semua itu berhasil dicapai oleh masyarakat Kediri, Insya Allah lingkungan yang diharapkan oleh bapak wali kota yaitu lingkungan yang “bersahaja” (Bersih, Sehat, Aman, Hijau, dan Asri) dan lingkungan yang kita harapkan bisa tercapai.
Menurut Kamus Bahasa Indonesia, peduli mempunya arti memperhatikan, menghiraukan, mencampuri suatu perkara. Hal ini menunjukkan bahwa ada kemauan untuk memperhatikan lingkungan yang ada di sekitarnya. Hal ini merupakan awal yang penting untuk mencapai suatu tujuan karena dengan adanya kemauan akan mempermudah mencapai tujuan tersebut.
Kemudian mewujudkan kata “sehat”. Saya berharap dengan adanya masyarakat yang peduli, akan mempermudah untuk mewujudkan kata “sehat”. “Sehat” tidak hanya dilihat dari lingkungan yang berupa fisik saja, akan tetapi dilihat juga dari sehatnya orang-orang yang ada lingkungan tersebut. Maksud dari sehatnya orang-orang di lingkungan tersebut adalah sehatnya moral, sikap, atau, kepribadian mereka. Diharapkan mereka mempunyai tutur kata yang sopan dan tingkah laku yang santun. Selain itu ketaatan terhadap hukum dan norma agama juga sangat penting sehingga pergaulan bebas atau hamil pranikah, penyalah gunaan narkoba, dan sebagainya jumlahnya akan menyusut bahkan tidak ada.
Dengan keadaan masyarakat yang seperti itu, maka akan tercipta lingkungan yang sehat. Dalam arti lain lingkungan tersebut cukup cahaya mataharinya, bersih, kaya akan oksigen, dan sebagainya. Sehingga  apabila kita berada di lingkungan tersebut, kita tidak akan dibuat sakit karenanya. Saya juga berharap masyarakat dapat menciptakan lingkungan sehat atas kesadaran masing-masing individu. Selain itu masyarakat diharapkan dapat menjaga lingkungan tanpa paksaan.
Semua itu akan “bermanfaat”, tidak hanya masyarakat yang sadar saja tetapi orang-orang di sekitarnya juga akan merasakan manfaatnya. Agar kita bisa merasakan manfaatnya maka  harus direalisasikan pada kehidupan kita yg sebenaranya.
Untuk mencapai semua itu ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, yaitu:  
  1. Melaksanakan gotong royong di setiap desa, selain pekerjaanya cepat selesai dan lingkungan kembali bersih, gotong royong juga dapat mempererat tali persaudaraan.
  2. Melaksanakan penghijauan yang dapat memperkaya oksigen yang diperlukan tubuh kita, dengan banyaknya tanaman, polusi udara juga akan terobati.
  3. Menyediakan tempat sampah organik dan anorganik di tepi jalan untuk pejalan kaki, setiap rumah, swalayan, restauran dan tempat umum lainnya.
  4. Memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang-barang yang bermanfaat, begitu juga sampah organik menjadi kompos, dan sebagainya.
  5. Agar masyarakat semangat untuk memanfaatkan  sampah anorganik, maka perlu diadakannya pameran kerajinan dari sampah anorganik yang dilombakan atau lomba pemanfaatan sampah anorganik di setiap rumah. 
  6. Sosialisasi tentang pemanfaatan sampah, pergaulan bebas, dan bagaimana menjadi masyarakat yang baik.
  7. Mengadakan kegiatan-kegiatan religius dan menghidupkan tempat-tempat ibadah.
Jika semua itu dapat tercapai maka akan memberikan nilai plus pada Kota Kedri dan masyarakatnya. Sehingga membuktikan bahwa Kota Kediri tidak salah jika telah memperoleh penghargaan Adipura.
Demikianlah beberapa harapan dan beberapa gagasan saya mengenai tindakan yang bisa dilakukan untuk mewujudkan lingkungan sehat dan seorang putri lingkungan tidak dapat bekerja sendiri.








Read More

Kata – Kata Mutiara dan Bijak

Kata – Kata Mutiara dan Bijak I

 Hai, insan manusia yang
luar biasa...

Keadaan terpuruk bukanlah buruk, bila
 dihadapi dengan tenang, dan bijak
 serta berjuang terus pantang mundur,
 dan diiringi doa yang tulus!

Setiap tantangan dan rintangan adalah
 cambuk untuk memotivasi kita mencapai
 kemajuan dan kemenangan.

Pepatah mengatakan:

"Kehidupan bukanlah jalan yang lurus
 dan mudah dilalui di mana kita bisa
 bepergian bebas tanpa halangan.
 Kehidupan seringkali berupa
 jalan-jalan sempit yang menyesatkan,
 di mana kita harus mencari jalan,
 tersesat dan bingung! Sering rasanya
 sampai pada jalan tak berujung.
 Namun, jika kita punya keyakinan
 Kepada Sang Maha Pemilik Kehidupan,
 pintu pasti akan dibukakan untuk
 kita. Mungkin bukan pintu yang selalu
 kita inginkan, namun pintu yang
 akhirnya akan terbukti, terbaik untuk
 kita!" - A.J. Cronin

Dear Pembaca yang budiman...

Saat kita menjelang dewasa, hidup
 memang tidak selalu indah.
 Lihatlah, langit pun tak selalu cerah,
 suram malam kadang tak berbintang.
 Itulah lukisan alam. Itulah aturan
 Tuhan.

Hidup adalah belajar. Belajar untuk
 menyelesaikan setiap teka-teki yang
 sudah disiapkan oleh-Nya untuk kita.
 Yang terpenting adalah, dalam kondisi
 apapun, lakukanlah selalu yang
 terbaik yang kita bisa.

Seberat apapun masalahmu kawan,
 sekelam apapun beban dalam hidupmu,
 janganlah engkau berlari, apalagi
 sembunyi!

Temuilah Dia dengan lapang dada dan
 bersihnya hati. Yakinlah, dengan
 KESABARAN, kita akan bisa bertahan
 dari segala badai cobaan.

Saat engkau mendapati masalah,
 yakinlah, sebenarnya engkau tengah
 dipersiapkan-NYA tuk menjadi sosok
 yang tegar & berani.

/////////////////////////////////////////

http://www.AnneAhiraNewsletter.com
http://www.facebook.com/Anne.Ahira.Asian.Brain

  
Kata – Kata Mutiara dan Bijak II

  "Aku peringatkan kalian terhadap kata
'nanti', karena kata ini telah banyak
menjebak para pelaku untuk terhalang
dari kebaikan dan menunda-nunda
proses perbaikan diri" - Ulama

Dear Pembaca, temanku yang tegar
 dan berani...

Kita tidak akan pernah tahu apa yang
 akan terjadi di masa depan jika kita
 tidak memulainya sekarang dan hanya
 menunggu.

Curahkanlah seluruh tenaga dan
 pikiran untuk melakukan pekerjaan dan
 kesempatan yang bisa dilakukan saat
 ini.

Lakukanlah tugas sebaik-baiknya
 selama kita memiliki waktu. Jangan
 membiarkan waktu berlalu, dan
 sia-sia.

Ambisi dan mimpimu adalah samudra.
 Meski kadang terjadi pasang surut,
 tapi takkan pernah surut airnya.

Oleh sebab itu, bersemangatlah
 selalu, meski perkerjaannya sekecil
 apapun. Jangan pernah menunda-nunda
 apa yang bisa dilakukan hari ini.

Ingatlah, engkau insan manusia yang
 luar biasa! Hindari selalu menunggu
 motivasi untuk bergerak, tetapi
 bergeraklah sekarang juga, dan dirimu
 akan termotivasi dengan sendirinya!

Setiap insan manusia dilahirkan luar
 biasa. Kita semua sebenarnya diberi
 kemampuan dan potensi yang besar dan
 hebat.

Oleh sebab itu, kembangkanlah
 setiap potensi yang ada semaksimal
 mungkin, dan gunakan dengan tepat,
agar bermanfaat bagi sebanyak umat.

////////////////////////////////////////

http://www.AnneAhiraNewsletter.com
http://www.facebook.com/Anne.Ahira.Asian.Brain


Kata – Kata Mutiara dan Bijak III

"Siapapun yang bergosip padamu, akan
bergosip tentang dirimu"- Pepatah Spanyol

Dear Nazwa,

Anda pasti pernah mendengar pepatah
 ini;  bahwa orang-orang besar senang
 berbicara tentang ide-ide, sementara
 orang biasa-biasa suka berbicara
 tentang diri mereka sendiri dan
 orang-orang kecil suka berbicara
 tentang orang lain.

Itulah gosip. Gosip membuat orang
 menjadi kecil. Tidak ada sesuatu yang
 bisa ditawarkan  dalam gosip. Gosip
 hanya mengurangi kredibilitas orang
 membicarakan dan yang dibicarakan
 serta bisa menghancurkan orang yang
mendengarkan.

Berhenti menyebarkan gosip dan
 menjadi penerima gosip. Jika Anda
 menghentikan gosip yang diteruskan
 hanya sampai pada Anda, Anda akan
 memperbaiki kehidupan orang lain dan
 diri Anda lebih baik lagi.

Lagipula, orang yang menceritakan
 gosip pada kita, biasanya akan
 menggosipkan kita juga.

Orang yang memiliki integritas tidak
suka mengumbar omongan tentang orang
lain di belakangnya. Jika memiliki
 masalah dengan seseorang, ia lebih
 baik mendatangi orang tersebut dan
 membicarakan masalahnya, tidak pernah
 melalui orang ketiga.

Mereka juga akan memuji orang secara
 terbuka dan mengkritik orang secara
 pribadi.

Jika Anda adalah orang besar,
 berhentilah membicarakan orang lain
 dan mari membicarakan ide-ide besar
 yang bisa mengubah dunia! :-)

Anne Ahira
 Please Visit: www.AsianBrain.com

 ////////////////////////////////////////

http://www.AnneAhiraNewsletter.com
http://www.facebook.com/Anne.Ahira.Asian.Brain




Read More

Butiran Debu



untuk yang dikhianati, . . .?

“Hiks, hiks, ...”
“Kamu kenapa mengangis?”
“Si dia....hiks, hiks,”
“Kenapa?”
“Dia berkhianat...”

Apakah Anda pernah mengalami hal di atas? Apalagi jika Anda seorang wanita, tidak jarang mereka meluapkan emosinya dengan menangis. Itu hal yang wajar koq.  Bagi yang pernah mengalaminya mungkin akan berkata, “Iya, aku pernah. Rasanya sakiiiiiit banget.” Seseorang yang kita cintai, tiba-tiba mengkhianati kita, padahal pada masa-masa manis itu dia telah mengucap janji setia.  Dia telah berkata “I love u forever” , dia telah berkata “You’re my everything” , dia telah berkata “Aku tak bisa hidup tanpamu”. Oh, o... o... betapa manis kalimat-kalimat itu yang  pada akhirnya hanya omong kosong dan hanya menggoreskan luka.

Kalau ngomongin masalah pengkhianatan, mungkin Anda ingat lirik lagu di bawah ini,..


Butiran Debu

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya
Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia

Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu



Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya
Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia
Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh
Menepi menepilah menjauh
Semua yang terjadi di antara kita ooh

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu

(Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu



Butiran debu, itulah awal tubuh kita yang  pada akhirnya kita akan kembali menjadi butiran debu lagi. Hati kita akan merasa sakit bila dikhianati, lalu bagaimana jika berkhianat pada Allah?. Tidak jarang,  kita telah berkhianat kepada-Nya.  Dzat yang telah menciptakan kita, yang telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Hewan, tumbuhan, bumi, semua dunia ini diciptakan-Nya hanya untuk manusia. Bahkan kita sering mengeluh, tidak bersyukur, dan paling parah lagi berkhianat. 

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
(Q.S. Adz-Dzariyat 51:56)


Artinya : “Dan tidaklah Aku Menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”
Tafsir : Wa mā khalaqtul jinna wal iηsa illā li ya‘budūn (dan tidaklah Aku Menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku), yakni supaya mereka taat kepada-Ku. Ini merupakan perintah khusus untuk orang-orang yang taat kepada-Nya. Ada yang berpendapat, sekiranya Dia Menciptakan mereka untuk beribadah, niscaya mereka tidak akan mendurhakai Rabb mereka walapun hanya sekejap. ‘Ali bin Abi Thalib berpendapat (mengenai penafsiran ayat di atas), “Tiadalah Aku Menciptakan mereka, melainkan agar Aku dapat Memberi perintah dan tugas kepada mereka.” Dan menurut pendapat lainnya, “Wa mā khalaqtul jinna wal iηsa illā li . ya‘budūn “ (dan Aku sekali-kali tidak Menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku), yakni melainkan Aku telah Memerintahkan kepada mereka agar bertauhid dan beribadah kepada-Ku.


Lantas bagaimana dengan ibadah kita terhadap-Nya?.  Bernafas, bisa berjalan, bisa merasakan enaknya nasi pecel, es teh, es krim, dan banyak lagi. Kita menyukuri itu semua dengan apa kalau tidak dengan menjalankan perintah-Nya, salah satunya yakni beribadah. Dannn beribadah yang tidak kalah pentingnya yakni sholat. Sudahkah kita sholat lima waktu per hari? Tepat waktu?. Sebenarnya ALLAH TAK AKAN MERUGI  jikalau kita TIDAK BERIBADAH KEPADANYA. Bahkan, kitalah yang akan merugi. Ibadah sebernarnya merupakan sebuah kebutuhan bagi kita. Dengan beribadah, kita akan lebih dekat pada-Nya dan jika sudah dekat, Insya Allah hidup di dunia ini bukan masalah berat.

Well, alangkah pantasnya jika kita mengatakan, “Aku tanpa-Mu butiran debu...” dan kalimat ini ditujukan untuk ALLAhH semata. Karena memang benar, kita tanpa kasih sayang-Nya, tanpa kuasa-Nya, tanpa lindungan-Nya, kita hanyalah butiran debu.

So...mari kita berusaha untuk selalu menjaga kepercayaan-Nya, jangan buat Dia sakit hati. Dia saja memberikan semuanya untuk kita, bahkan yang tidak kita minta. Masak kita tidak berkenan membalasnya walaupun sebenarnya kita tidak mampu membalasnya bahkan Dia pun tak membutuhkannya. Setidaknya kita telah berusaha menjalankan perintah-Nya dan menjaga kepercayaan-Nya.

Bagaimana  jika kita bersenandung lagu butiran debu bersama dengan larik seperti ini:

Namaku hamba ketika aku bertaqwa
Beribadah untuk selamanya
Namaku hamba ketika aku bertaqwa
Bersedekah (ket: salah satu ibadah yang sangat dianjurkan)  sepanjang usia

Hingga tiba saatnya aku berkhianat (ket: karena tak menjalankan perintah-Nya)
Cintaku yang khianat, diriku berkhianat

Aku terjatuh dan ingin bangkit lagi (ket: kita harus memperbaiki diri kita yang dulunya jatuh, tak menjalankan perintah-Nya, menjadi insan yang lebih baik)
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam (ket: dosa yang bertubi-tubi)
Aku tersesat (ket: bukan di jalan-Nya) dan ingin tahu arah jalan pulang (ket: arah kembali ke jalan yang benar)
Aku tanpa-Mu (ket: Tuhan, ALLAH Swt.) butiran debu

:  )  :  )  :  )
Perubahan lirik ini, semata agar kita selalu introspeksi dan mengingat-Nya.
Semoga. Aamiin.

Terima Kasih...
Read More

Tanggal berapa hari ini?


Halaman

Translate

followers..